Sejarah BEMF Farmasi UAD

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah suatu badan atau lembaga  yang merupakan pusat dan pimpinan tertinggi di universitas dengan perannya dalam pengambilan kebijakan di lingkup mahasiswa universitas. BEM sendiri terdiri dari 2 tingkat yaitu BEM Universitas yang menangani seluruh kegiatan yang ada di universitas, dan BEM Fakultas yang menangani seluruh kegiatan yang ada di fakultas dalam universitas tersebut. Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan, salah satu dari 10 fakultas yang ada di Universitas Ahmad Dahlan, memiliki Badan Eksekutif Mahasiswa yang diprakarsai oleh Danang pada tanggal 29 Maret 1998. Namun Badan Eksekutif Mahasiswa ini belum berdiri seutuhnya. Tidak ada waktu yang pasti kapan BEM mulai benar-benar aktif bergerak menjalankan program kerja untuk mahasiswa. Oleh karena itu, ditetapkan secara fakta, bahwa dengan berdirinya Fakultas Farmasi pada tanggal 21 Maret 1996 maka berdiri juga BEM Fakultas Farmasi yang menjadi awal munculnya kegiatan organisasi mahasiswa di Fakultas Farmasi Universita Ahmad Dahlan. Program kerja yang masuk dalam kabinet atau sistem pemerintahan disesuaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. BEM Fakultas Farmasi juga memiliki afiliasi dengan Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi (ISMAFARSI), Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia (JMKI) dan Sentra Kerohanian Islam Farmasi Indonesia (SKIFI). Berikut ini adalah Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjabat dari awal pembentukan BEM Fakultas Farmasi UAD sampai sekarang.

1997 / 1998 Danang
1998 / 1999 Ari
1999 – 2001 Hendy Ristiono
2002 / 2003 Hasan Ismail – Nasrul
2006 / 2007 Arif
2007 / 2008 Andi Wijaya
2008 / 2009 Hendra
2009 / 2010 Agung Tias
2010 / 2011 Tias – Liza
2011 / 2012 Teguh Adias Putra – M. Arief Kurnianto
2012 / 2013 Yudha Rizki Nuari – Imam Taufik
2013 / 2014 Fahmi Muhammad Abdillah – Kasbullah Hadri
2014 / 2015 Galih Sinatria – Sudin                                                   2015 / 2016 Fiqrirozy – Faisal Arib